Zat Apa Saja yang Terkandung dalam Air

Air murni dengan rumus kimia H2O mempunyai sifat sebagai pelarut zat – zat yang sangat baik , sehingga dalam keadaan bebas dialam , jarang didapat air murni , air di alam mengandung zat zat selain air....

Di dalam air, baik itu yang berasal dari air sungai maupun air laut, mengandung zat zat berupa carbon dioksida ( CO2 )1 sulfur dioksida ( SO2 )1 sulfur trioksida ( SO3 ) , oksigen ( O2 ) dan lain – lain . Kandungan gas gas tersebut biasanya bersifat korosif dan penyebab oksidasi.

Sedangkan zat lain yang terdapat dalam air, adalah zat yang bersifat cair juga. Kandungan zat cair dalam air dapat berupa asam , basa, dan minyak , yang berasal dari limbah industri .

Asam – asam dalam air menimbulkan air bersifat korosif terhadap peralatan dari logam , sedangkan amoniak cair bersifat korosif terutama pada tembaga ( CU ) , kuningan ( Cu – Zn ) , alumunium brazz ( Cu – A1 ) .
.
Sedangkan zat yang kasat penyebab kekeruhan adalah kandungan zat padat pada air. Tetapi ada juga tidak terlihat mata tetapi berpengaruh pada sifat sifat air, seperti seperti kalsium khlorida ( CaCl2 ) , magnesium sulfat ( MgSO4 ) , magnesium chlorida ( MgCl2 ) , natrium chlorida ( NaCl ), natrium silikat ( Na2SiO3 ) .

Garam – garam kalsium dan magnesium menjadikan air bersifat sadah (ditandai dgn tidak berbusanya sabun sewaktu kita mencuci atau mandi) serta dapat menimbulkan kerak ( CaCO3 , CaSO4 ) dan dapat menjadi lumpur yang sangat halus ( MgCO3 ,Mg(OH )2 ) .

Garam magnesium mudah terhidrolisa dan membentuk asam , sehingga air bersifat korosif. Garam natrium silikat ( Na2Si O3 ) dalam air panas akan menghasilkan kerak silikat yang sangat keras seperti porselin , kristalnya sangat kecil, padat dan rapat .

Garam – garam chlorida seperti natrium chlorida ( NaCl ) dalam air juga bersifat korosif.

Sedangkan padatan yang menyebabkan warna air keruh adalah padatan tersuspensi serta adanya koloid. Padatan ini tidak dapat mengendap langsung, tetapi melayang dalam air, seperti tanah liat , dan koloid silikat .

Tanah liat ini dalam bentuk suspensi dapat berbulan – bulan , kecuali bila keseimbangannya terganggu oleh zat – zat lain , seperti tawas ( alum ) , sehingga terjadi penggumpalan dan mengendap .

Koloid silikat sering lolos dalam proses pengolahan air , sehingga terjadi kerak keras di daerah jika dipanaskan pada suhu tinggi.


Padatan yang terkandung dalam air dan dapat langsung mengendap adalah padatan yang mempunyai ukuran lebih besar daripada padatan tersuspenpsi. Padatan ini disebut sedimen, padatan yang dapat langsung mengendap jika air didiamkan .

Air di alam dapat menjadi media tumbuh bagi micro organisme seperti ganggang dan bakteri.

Dengan mengetahui kandungan zat yang terdapat dalam air, akan dapat menentukan perlakuan apa yang harus kita lakukan untuk mendapatkan air. Untuk perumahan atau industri. Untuk mandi, tingkat kesadahan harus rendah, untuk minum, mikro organisme penyebab penyakit harus mati, semakin zat zat dalam air hilang semakin banyak perlakuan untuk mengolah air.

Sumber: dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar