Filtrasi

Filtrasi adalah suatu proses pemisahan zat padat dari fluida (cair maupun gas) yang membawanya menggunakan suatu medium berpori atau bahan berpori lain
untuk menghilangkan sebanyak mungkin zat padat halus yang tersuspensi dan koloid. Selain dapat mereduksi kandungan
zat padat, filtrasi dapat pula mereduksi kandungan bakteri, menghilangkan zat warna, rasa, bau, besi dan mangan. Tergantung media yang dilewati oleh fluida yang di filtrasi Media filter umumnya memiliki variasi dalam ukuran, bentuk dan komposisi kimia. 


Proses filtrasi biasanya dari hasil koagulasi (klarifier) atau setelah melewati primary filter untuk menghilangkan suspended solid yang terbentuk pada proses koagulasi. Setelahnya akan melewati (disaring) media penyaring. Jenis media penyaring ada bermacam tergantung kandungan apa yang akan dihilangkan untuk proses filtrasi. Bisa menggunakan satu jenis media (single media filter), dua jenis media (dual media filter), jika lebih dari satu jenis media, dinamakan multi media filter.

Filter single media, biasanya menggunakan pasir silika, atau dolomit saja. Hasil penyaringan akan berupa suspended solid terjadi pada lapisan paling atas sehingga harus segera di cuci bila penyaringan berkurang.

Dolomit
Pasir silika


Filter dual media, biasanya menggunakan digunakan pasir silica dan anthrasit. Media pasir kwarsa di lapisan bawah dan anthrasit pada lapisan atas. Antrasit adalah karbon yang timbul melalui proses metamorfosa dari tumbuhan dengan waktu yang lama. Bermula dari kayu - lumut - batubara muda - ( lignit ) - batubara - antrasit. Antrasit digunakan untuk menghilangkan bau dan rasa yang disebabkan oleh senyawa‑senyawa organik.

Antrasit


Filter multi media, menggunakan tambahan satu media lagi dari dual media filter, yaitu garnet atau dolomit. Garnet Sand adalah media filter yang memiliki berat jenis tinggi dan tahan terhadap abasi. Garnet Sand selain digunakan untuk proses penyaringan air. Sedangkan dolomit adalah material alami terdiri dari kalsium magnesium karbonat (x CaCO3.y MgCO3) dan yang dipakai sebagai media filter dalam bentuk butiran. Karbonat atau dolomit kalsinat (seperti Netralit, Akdolit, Magno-dol) biasa digunakan. Cara ini mempunyai keuntungan, karena mempunyai dua fungsi yaitu penghilangan besi dan mangan serta netralisasi (menetralisir COagresif dan menaikan alkalinitas air)

Media – media tersebut disusun berdasarkan berat jenisnya. Pada bagian bawah garnet terdapat media pasir yang berfungsi sebagai support proses filtrasi. Di bagian dasar terdapat lateral strain yang berfungsi untuk menyaring partikel-partikel halus yang masih lolos dari media penyaring. 


Setelah digunakan dalam kurun waktu tertentu,  filter akan mengalami penyumbatan akibat tertahannya partikel halus dan koloid. Tersumbatnya  media filter ditandai oleh penurunan kapasitas produksi, banyak kehilangan energi dan penurunan kualitas air terproduksi. Jika kondisi tersebut tercapai maka filter harus dicuci. Teknik pencucian filter dapat dilakukan dengan menggunakan aliran balik (back washing) dengan kecepatan tertentu agar media filter terfluidisasi dan terjadi tumbukan antar media. Tumbukan antar media menyebabkan lepasnya kotoran yang menempel pada media. Kotoran yang terlepas akan terbawa bersama dengan aliran air. Tujuan pencucian filter (backwash) adalah melepaskan partikel yang menempel pada media dengan aliran dari bawah (dari produksi) hingga media terekspansi. Backwash dilakukan dengan menggunakan pompa tersendiri (backwash pump). Air tumpahan (over flow) dibuang atau dialirkan menuju intake awal pengolahan untuk diolah kembali di unit pengolahan. Air yang telah difilter ditampung dalam tempat sendiri yaitu filtered water tank.




Hasil dari filterd water harus mempunyai karakteristik turbiditi 0, jernih dan tidak berbau.

No comments:

Post a Comment